suara dan opini

Tuesday, December 30, 2014
0 comments

Setuju Penghapusan Bensin Premium Yang Diusulkan Tim Reforasi Tata Kelola Migas

6:53 AM


Menanggapi pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang menyatakan pemerintah taka akan menghapus bensin jenis Premium hingga tahun depan, Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri Heran. Faisal heran karena timnya sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan Pertamina siap. Faisal Basri heran kenapa justru pemerintah menolak usulan itu. (Baca Republika On Line).

Tim Reformasi Tata Kelola Migas mengusulkan penghentian impor BBM Ron 88 karena ditengarai menjadi celah bagi mafia migas.

Penulis setuju bensin jenis Premium dihapus karena kilang minyak dalam negeri tidak mampu memproduksi BBM Ron 88 tersebut. Produksi BBM Ron 88 justru mencampur BBM Ron 92 dengan bahan campuran lain. Dengan cara seperti itu, sangat dimungkinkan bahwa biaya produksi bensin Premium tidaklah murah.

Selain itu, impor BBM bersubsidi itu juga memungkinkan jadi celah bagi mafia migas seperti yang disampaikan oleh Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Penulis yakin Tim Reformasi Tata Kelola Migas telah melakukan penyelidikan yang teliti dan seksama hingga sampai pada simpulan seperti itu. Sudah sewajarnya pemerintah memandang penting usulan yang disampaikan oleh Tim Reformasi Tata Kelola Migas dan melaksanakan usulan-usulan yang baik yang diberikan.

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top