suara dan opini

Friday, July 11, 2014
0 comments

Setuju Penghentian Tayangan Quick Count Pilpres 2014

7:57 AM

Hari ini, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta seluruh lembaga penyiaran untuk memberhentikan tayangan berisi hasil quick count, real count versi mereka, dan klaim kemenangan serta ucapan selamat kepada pasangan Capres-Cawapres tertentu. Ketua KPI, Judhariksawan mengatakan penayangan-penayangan tersebut dapat meresahkan dan menyesatkan masyarakat. Berita dapat dibaca di Republika.

Saya sependapat dengan KPI. Penayangan hasil quick count oleh televisi telah menimbulkan kebingungan dan keresahan masyarakat karena adanya perbedaan hasil hitung cepat yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga survei yang melakukan hitung cepat.

Perbedaan hasil quick count tersebut selain menimbulkan kebingungan dan keresahan masyarakat juga membuat masyarakat tidak percaya dengan netralitas lembaga-lembaga survei tersebut. Saya sendiri sampai titik ini memiliki pendapat bahwa tidak ada satu pun lembaga survei pelaksana quick count yang netral.

Semoga, dengan dihentikannya tayangan hasil quick count, kehidupan bermasyarakat dapat kembali kondusif karena masyarakat harus kembali produktif dalam kesehariannya, tidak melulu terpaku pada keresahan dalam melihat hasil quick count.

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top